29
Nov
08

Phone Sex… bisa?

Pernah dengar tentang phone sex? Mungkin karena aku orang yang kurang bergaul dan juga gaptek jadi aku baru mendengar tentang phone sex selama kurun setahun belakangan ini. Aku pernah memergoki seorang teman kantor yang sering mojok di toilet lantai 3 sampai kurang lebih 30 menit. Dan saat keusilanku mencapai puncaknya, aku berhasil mendapatkan informasi yang cukup akurat tentang kegiatan yang tersembunyi tapi menyenangkan yang ia lakukan di toilet lantai 3.

… Enak lagi, melakukan phone sex sambil kerja sendiri… lebih terasa nikmat daripada ga pake phone sex..

Ya Rabb, ampunilah kenarcisanku ini… ::-(

Apa sih phone sex? Ternyata phone sex adalah satu kegiatan seks yang dilakukan sebagai media alternatif untuk melepaskan libido. Hubungan seks melalui telpon atau yang biasa disebut phone sex menjadi marak di lakukan di kota-kota besar di Indonesia.

Bagi pasangan yang tinggal berjauhan biasanya cara untuk mencegah perselingkuhan dan melegakan hasrat seksual yang menggelora, mereka melakukan masturbasi atau onani. Dan cara yang paling sering dilakukan untuk masturbasi adalah phone sex itu. Dengan masturbasi atau onani yang disertai dengan phone sex, biasanya orang yang melakukan itu lebih merasakan kenikmatan dan lebih cepat mencapai orgasme… Bagi perempuan, bisa melakukan masturbasi dengan phone sex dan membayangkan seorang laki-laki.

Wah, seorang laki-laki? Berarti bukan suamiku dong? Aibku diobral ke telinga orang yang belum aku kenal.. Dengan mata yang terpejam dan mulut yang penuh dengan desahan aku akan membayang seseorang laki-laki dan berharap melakukan Sesuatu yang berdefinisi dengan kenikmatan. Suamiku sayang, gamparlah aku…

Aduh… ga kebayang kalo misalkan aku mojok di kantor atau toilet untuk melakukan masturbasi disertai phone sex dengan seorang laki-laki, dan harus mengeluarkan segala aibku termasuk desahan mautku yang sering membuat belahan jiwaku menjadi tambah semangat untuk menggoyang dan menggempur benteng pertahanan kewarasanku…

Memang phone sex tidak selalu dilakukan dengan pasangan hati masing-masing. Kadang bisa dilakukan dengan teman yang sudah dikenal, atau bisa juga dengan seseorang yang menyediakan jasa untuk melakukan itu. Tapi alangkah baiknya jika phone sex itu dilakukan dengan pasangan suami istri, terutama pasangan suami istri yang hidup berjauhan. Biasanya pasangan begini adalah pasangan mapan yang sama-sama bekerja tetapi berbeda pulau.

Menurut penulis buku Mars and Venus in The Bedroom  metodenya cukup sederhana. Utarakan pada pasangan betapa berahi dan berhasratnya Anda menginginkan pasangan berada di dekat Anda. Mintalah agar pasangan Anda membelai-belai dirinya sendiri. Mintalah dia melakukannya dengan mata terpejam dan membayangkan bahwa Andalah yang membelai-belainya itu.

Tentu saja Anda juga melakukan hal sama. Bicaralah bergantian dan saling memberi respons. Gambarkan sekali-sekali perasaan dan bagaimana Anda membayangkan apa yang dilakukan pasangan terhadap diri Anda sendiri atau apa yang Anda lakukan terhadap pasangan Anda.

Akhirnya, dengan cara seperti ini pasangan suami istri dapat membayangkan sebuah hubungan seksual dan dengan sedikit bantuan pelicin seperti jelly (semacam lotion tangan) masturbasi dapat dilakukan bersama-sama. Dan tentu saja kepuasan ketika orgasme tetap akan dicapai.

Pernah aku terkaget-kaget, gara-gara temen chattingku yang baru aku kenal 3 hari yang lalu, masuk ke chatbox, menyapaku dan langsung mengajakku untuk melakukan phone sex..!! Wah, bukannya aku sok suci atau aku merasa bangga dengan kenarcisanku.. Tapi memang aku belum paham dengan kegiatan yang disebut phone sex.

Temen : mbak, aku lagi bête nih, bisa bantu ga?

Aku : bantu apaan ne? kalo bisa pasti aku bantuin..

Temen : ada siapa aja di situ?

Aku : lagi sendirian ne, kenapa?

Temen : aku lagi horny, bisa PS ga?

Aku : waduh, apaan tuh PS?

Temen : phone sex mbak. Mbak bisa kan?

Aku : gimana tuh… aku belum pernah

Temen : ya mbak pura-pura lagi ML gitu, tapi sambil telpon mbak..

Whuaaaaaaa, pura-pura ML sambil telpon? Sambil merem gitu? Membayangkan ML, dengan tubuh disentuh, bertautan bibir dan saling merasakan saat kulit bertemu dengan kulit, tapi yang aku bayangkan belum tentu belahan jiwaku???? Tidak….

Kenapa itu bisa terjadi, bukankah mereka (para pelaku phone sex) adalah orang-orang yang telah berumahtangga? Ternyata aku menemukan jawabannya, pola pikir, keruwetan dan padatnya pekerjaan, kurangnya refreshing dan waktu untuk berdua memicu terjadinya phone sex yang dilakukan BUKAN dengan pasangan hatinya.

Konsultasi dengan Prof. Dr. Wimpie Pangkahila, Sp.And (*) di Tabloid Gaya Hidup Sehat

Saya mohon maaf jika pertanyaan saya dianggap berlebihan. Begini Dokter, saya sangat menyukai dan menikmati hubungan seks. Sehingga hal-hal yang mungkin bagi orang lain tidak penting, buat saya penting. Contohnya ketika berhubungan intim saya sangat menikmati suara yang datang dari partner saya, seperti lenguhan, rintihan, bahkan teriakan tertahan saat kenikmatan puncak tercapai. Sayangnya isteri saya tidak bisa mengekspresikan diri.

Jawaban :

Keinginan Pak Victor mendengarkan suara erotik isterinya ketika berhubungan seksual, adalah wajar. Suara erotik sebagai ekspresi reaksi seksual, misalnya ketika terangsang atau orgasme, memang dapat menjadi rangsangan seksual yang bersifat psikis. Dengan mendengarnya, seseorang dapat lebih terangsang. Tapi tak semua orang memahami bahwa suara pun dapat berperan seperti itu. Selain tidak memahami, tak sedikit orang yang justru berupaya menahan agar tidak muncul suara. Maka wajar Pak Victor menganggap isterinya ’sunyi senyap’.

Beberapa bentuk ekspresi suara berkaitan dengan reaksi seksual ialah rintihan kenikmatan, teriakan, dan ucapan yang ekspresif. Ekspresi suara sebenarnya juga merupakan bentuk komunikasi seksual non verbal. Dengan suara itu pasangan dapat mengetahui bahwa suatu reaksi seksual sedang terjadi.

Jadi jika pasangan hati kita tidak berada jauh dengan kita, kita tidak perlu melakukan phone sex. Bukankah phone sex itu pada akhirnya yang terdengar hanyalah suara rintihan, desahan dan ucapan-ucapan yang ekspresif? Jika komunikasi antara suami istri terjalin dengan bagus, tanpa phone sex kenikmatan bisa dicapai.

Toh pada akhirnya phone sex ini tidak senikmat melakukan hubungan sex sebagaimana normalnya, tetapi cara ini tetap adalah cara paling aman mencegah perselingkuhan apabila hidup jauh dari pasangan hati.

Tips : hal yang perlu diperhatikan dalam phone sex, jangan bicara lewat telepon selular karena suaranya bisa bocor ke radio tetangga. Pastikan bahwa telepon yang dipakai aman. Ini adalah saat yang sangat pribadi, dan bukan konsumsi bagi orang lain… Apakah Anda ingin mencoba?.


9 Tanggapan ke “Phone Sex… bisa?”


  1. 8 Februari 2009 pukul 2:28 pm

    Uppssss, yang diatas pake cantumin nomer hp segala. Dah kaya yg malam-malam acara sms chat di tv. Hati-hati Mas, ntar nomer hp nya jadi mangsa buat para spammer sms yang suka krm2 pengumuman undian berhadiah palsu. :D

  2. 2 badai64
    4 Maret 2009 pukul 5:15 pm

    waduh…nyindir nich…..haaaahaaaaa…..ketimbang ketimbang yaaa ketelpon….


Tinggalkan Balasan




Nyuwun sewu…

Buat yang nyari bacaan yang rada 'tinggi', maaf banget, blog ini bukan tempatnya. Ini cuman coretan dari isi hati, pengalaman, kilas balik perjalanan hidup, daaaannnn mungkin juga hidup kamu. Buatku ini adalah titik awal perubahan meskipun sekedar corat coret semata.. Siapapun boleh mengcopy paste isi blog ini tanpa ijin terlebih dahulu, asal mencantumkan sumbernya.
  • Buat yang sudah mampir berkunjung tapi belum dapat kunjungan balik, mohon dimaafkan, mohon diingatkan, karena yang mengunjungi blog ini, berhak mendapatkan kunjungan balik.. Terima kasih..

Kalender posting

November 2008
S S R K J S M
« Okt   Des »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Kalender Hijriyah

Yang mampir isi ini dulu ya..

YM Online

Moodku berasa…

My Unkymood Punkymood (Unkymoods)

Blogroll

Bagi yang merasa link-nya belum tertulis, mohon konfirmasi ya...

Kedipan yang masuk

  • 15,899 Sejak September 2008