Maraknya prostitusi yang dilakukan belakang ini, membuat gerah banyak pihak yang mendengar, bahkan pihak kepolisian sudah berusaha memberantas di segala aspek yang terkait dengan hal tersebut. Namun seperti jamur di musim hujam, semakin sering diberantas, justru semakin tumbuh dengan subur. Upaya memberantas prostitusi seperti menyiram garam di lautan, hari ini ditangkap, besok lusa melenggang lagi di jalanan.
Prostitusi terselubung. Itulah sebagian kalangan menyebut, karena mereka adanya di jalanan. Tentu saja ilegal, dan bukan tak pernah mereka ditertibkan. Prostitusi yang terjadi bukan hanya secara langsung antara penjual dan pembeli, tetapi bisa juga melalui perantara (mucikari/germo), prostitusi dengan kedok salon dan spa atau bisa juga melalui internet. Sudah rahasia umum mereka tak bekerja sendirian. Ada tangan-tangan kuat yang mengatur kerja mereka. Dari mulai mendatangkan mereka sampai menjalani kerja seperti ini sebagai pemuas nafsu para lelaki hidung belang.
Sekarang ini dunia internet atau orang-orang sering menyebutnya dengan nge-net sudah merambah kemana-mana. Fasilitas untuk nge-net bisa didapatkan dengan mudah melalui warung internet atau popular dengan warnet. Bahkan di daerah pinggiran pun dengan mudah bisa menemukan warnet. Selain pengguna tidak harus memiliki sarana komputer dan modem, juga dikarenakan biaya yang relatif terjangkau. Apalagi sekarang banyak warnet yang menawarkan happy hour dengan biaya yang sangat murah.
Bulan Februari, bulan yang sering diidentikkan dengan bulan cinta. Aku sendiri tidak pernah mengerti mengapa bisa menjadi demikian.. Mungkinkah karena tanggal 14 Februari adalah hari Valentine, yang kental dengan makna kasih sayang? Entahlah.. Bahkan beberapa postingan dari teman-temanku juga bertemakan tentang cinta. Padahal yang aku tahu, kasih sayang tidak harus direalisasikan pada tanggal tertentu atau bulan tertentu, tidak! Kasih sayang adalah satu bentuk yang seharusnya dilakukan dan diberikan seiring dengan waktu, tanpa harus ditentukan detik, menit, jam, hari, tanggal ataupun bulan. Setiap helaan nafas yang telah aku ambil, setiap langkah yang aku tuju adalah bukti kasih sayang dari kekasih sejatiku, Allah SWT, Tuhanku Yang Rohman Rohim.
















Komentar Terakhir