Anak adalah buah hati setiap pasangan yang sudah menikah. Berapa pun waktu yang telah ditempuh dalam sebuah pernikahan, pasti akan mendambakan hadirnya buah hati ditengah satu keharmonisan keluarga. Bahkan sebuah keluarga akan terlihat lengkap jika telah memiliki buah hati.
Namun terkadang kehadiran buah hati harus diperhitungkan dengan matang. Pola hidup yang sudah diterapkan tak jarang menjadi berubah dengan adanya buah hati. Slogan tentang Anak merubah segalanya.. mungkin bisa benar untuk urusan-urusan tertentu. Baik dari jam makan, jam tidur, jadwal kegiatan juga berkaitan dengan urusan ranjang yang kini harus berbagi dengan buah hati.
Bulan Februari, bulan yang sering diidentikkan dengan bulan cinta. Aku sendiri tidak pernah mengerti mengapa bisa menjadi demikian.. Mungkinkah karena tanggal 14 Februari adalah hari Valentine, yang kental dengan makna kasih sayang? Entahlah.. Bahkan beberapa postingan dari teman-temanku juga bertemakan tentang cinta. Padahal yang aku tahu, kasih sayang tidak harus direalisasikan pada tanggal tertentu atau bulan tertentu, tidak! Kasih sayang adalah satu bentuk yang seharusnya dilakukan dan diberikan seiring dengan waktu, tanpa harus ditentukan detik, menit, jam, hari, tanggal ataupun bulan. Setiap helaan nafas yang telah aku ambil, setiap langkah yang aku tuju adalah bukti kasih sayang dari kekasih sejatiku, Allah SWT, Tuhanku Yang Rohman Rohim.
Hari Ibu, hari untuk ibu. Sebagai ucapan kepahlawanan atas segala yg telah dilakukan seorang ibu. Entah kepada anak kandungnya, kepada anak asuhnya atau kepada anak didiknya. Pengorbanan dan pengabdian seorang ibu yang mengorbankan segalanya hanya demi anak-anaknya. Apapun perkerjaan yang didedikasikan kepada seorang ibu, merupakan pekerjaan yang tidak mudah untuk dilakukan orang lain.
Aneh ya, hari ini aku menulis kok tentang kembang, setaman lagi… Hmmm, kayaknya lagi rada romantis. Ga juga. Aku hanya mendengar seseorang wanita yang membeli di satu penjual bunga di dekat pasar tempat aku berlalu lalang tiap hari. Jadi tertarik rasanya aku mendengar kata kembang setaman. Ternyata kembang setaman bukanlah kembang sebanyak satu taman, tetapi kembang yang beraneka macam dan memiliki aroma yang harum karena masing-masing bunga itu mempunyai aroma masing-masing yang khas.














Komentar Terakhir